5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

DKPP Periksa Anggota Bawaslu Kab Arfak

Selasa, 09 Oktober 2018
215 dilihat

Jakarta, DKPP-Dewan Kehormatan  Penyelenggara Pemilu (DKPP) kembali memeriksa perkara nomor 215/DKPP-PKE-VII/2018, Senin (8/10). Pemeriksaan dilakukan melalui video conference di Ruang Mabes Polri dengan Mapolda Prov. Papua Barat. Pemeriksaan dipimpin oleh Anggota DKPP, Dr Ida Budhiati bersama Dr Alfitra Salam dari Mabes Polri, Jakarta. Selain majelis sidang, Teradu Ketua Bawaslu RI Abhan, Anggota Bawaslu RI Afifudin dan Rahmat Bagja serta Pengadu Elihut Towansiba juga berada di Mabes Polri, Jakarta. Kemudian untuk Teradu Helena Ciara Calansina Homer selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Pegunungan Arfak berada di Mapolda Prov. Papua Barat.

Sidang kedua ini digelar setelah DKPP melakukan sidang pertama  pada hari Rabu (26/9) lalu di ruang sidang DKPP. Namun saat itu, Teradu Helena Ciara Calansina Homer selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Pegunungan Arfak tidak hadir dalam sidang, sehingga, sidang kedua  ini lebih difokuskan untuk mendengarkan jawaban dari Teradu Helena.

“Sidang hari ini fokus memberikan kesempatan kepada saudara untuk melakukan pembelaan diri karena kedudukan saudara ini sebagai Teradu. Saudara diberikan hak untuk menjawab, menyanggah, membantah dan membela diri,” katp Ida.

Sebelum menjawab, Ketua majelis Ida Budhiati memberikan kesempatan kepada Pengadu untuk kembali membacakan dalil aduannya. Dalam dalil aduannya, Pengadu menyampaikan bahwa Helena Ciara Calansina Homer bukan Penduduk dan tidak berdomisili Kabupaten Pegunungan Arfak. Sehingga, menurut Pegadu, Helena tidak memenuhi syarat sebagai calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota apalagi sebagai Anggota Bawaslu Kabupaten Pegunungan Arfak aktif karena tidak sesuai dengan Pasal 117 huruf g Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Sidang pemeriksaan perkara  ini dapat disaksikan melalui akun fanpage FB DKPP @medsos. (Irmawanti)