5 Februari 2018
DKPP RI "Untuk Kemandirian, Integritas dan Kredibilitas Penyelenggara Pemilu"

Valina Singka Subekti

Dr. Valina Singka Subekti, M.Si lahir di Singkawang, Kalimantan Barat, 6 Maret 1961. Kariernya dimulai ketika masih mahasiswa, yakni menjadi asisten Prof. Dr. Miriam Budiardjo, M.A pada tahun 1982. Sejak tahun 1987 hingga sekarang, ia aktif sebagai staf pengajar tetap di Departemen Ilmu Politik FISIP UI. Gelar doktor di Universitas Indonesia dicapai oleh Valina Singka pada tahun 2006.
Pada tahun 1999-2001, ia terpilih sebagai anggota MPR RI Fraksi Utusan Golongan mewakili wanita Syarikat Islam. Ketika masih menjadi anggota DPR, ia terpilih menjadi anggota KPU. Tugasnya di KPU berakhir pada tahun 2007 setelah pada tahun 2004 ia dan koleganya -didukung oleh 5,5 juta petugas pemilu di seluruh Indonesia- berhasil menyelenggarakan pemilu legislatif dan pemilu presiden dengan sistem langsung untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik Indonesia. Pemilu ini berlangsung dengan damai dan demokratis.
Pada tahun 2009, ia diberi amanat sebagai anggota panitia seleksi calon komisioner KPU 2012-2017. Setelah sukses menyeleksi calon komisioner KPU, ia  ditunjuk pemerintah untuk mengemban amanat sebagai salah satu anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu  (DKPP) periode 2012-2017. Bersama-sama dengan anggota DKPP lainnya, ia dipercaya untuk menjaga etika penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) agar mereka menjalankan tugasnya dengan benar. Bagaimanapun, integritas, transparansi, dan profesionalitas penyelenggara pemilu mempengaruhi proses, hasil, dan legitimasi rakyat terhadap hasil pemilu. Melalui DKPP, Valina Singka dan anggota lainnya berupaya memenuhi kebutuhan bangsa akan penjaminan kualitas penyelenggaraan pemilu,sebagai salah satu aspek penting bagi Indonesia yang tengah menjalani konsolidasi demokrasi.